ENGINE HD785-7 & ENGINE PC2000-8 (SAA12V140E-3) parts 1

Semangat Pagi, Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang methode pelaksanaan trouble shooting engine pada unit HD785-7 yang menggunakan engine SAA12V140E-3 engine ini juga digunakan pada unit Komatsu PC2000-8. Let's check it out...
Pertama kita akan membahas tentang spesifikasi engine yang digunakan pada unit HD785-7, yaitu SAA12V140E-3. Artinya :
* S : Supercharged : Berarti engine ini menggunakan turbocharger, turbocharger yang digunakan adalah KTR110, yang berarti K untuk Komatsu, TR untuk Turbocharger, 110 untuk diameter dari blower impeller. Dengan adanya turbo ini maka jumlah udara yang masuk ke dalam ruang bakar akan menjadi semakin banyak, namun di satu sisi temoperature dari udara tersebut menjadi sangat panas sekitar 160 derajat celcius. Pada beberapa unit Komatsu digunakan aftercooler dengan code A yang mampu mendinginkan udara di dalam intake manifold menjadi 130 derajat celcius.
* AA : Memiliki arti air to air aftercooler. Untuk unit komatsu yang menggunakan AA maka temperature udara yang berada di intake manifold sesuai plan Komatsu adalah 50 derajat celcius. Namun di Indonesia yang merupakan negara tropis hanya tercapai 53 - 55 derajat celcius. Untuk unit dengan kode A, maka letak aftercooler berada di dalam intake manifold dan didinginkan dengan water. Namun untuk unit yang menggunakan kode AA maka didinginkan dengan udara dan letaknya berada di samping radiator.
* 12 : Ini artinya engine ini memiliki 12 cylinder.
* V : Engine ini memiliki bentuk V.
* 140 : Diameter dari cylinder liner ini adalah 140 mm.
* E : Low emmision (Ramah Lingkungan)
* -3 : Modifikasi ke 3, bila unit pertama kali dibuat maka ga ada stripnya sama sekali, modifikasi pertama -1, modifikasi ke 3 ditulis -3, dan modifikasi ke 4 ditulis -5. Ini terjadi karena di Jepang menganggap bahwa angka 4 ini adalah angka sial, sehingga langsung ditulis dengan kode -5.

Lanjut ya,
Engine ini merupakan engine 4 langkah yang artinya untuk menghasilkan 1 kali pembakaran dibutuhkan 4 kali langkah yaitu Isap, Kompresi, Usaha dan Buang, 2 kali putaran crankshaft atau kita sebut poros engkol, dan 1 kali putaran camshaft.

So, saya contohkan seperti ini!
Bila ada engine SAA12V140E-3 beroperasi 1800 Rpm, maka jumlah pembakaran yang terjadi dalam 1 detik untuk 1 injektor adalah?

Jawab :
1800/2 = 900 kali (dibagi dua karena untuk menghasilkan 1 kali pembakaran memerlukan 2 kali putaran crankshaft.
900 lalu dibagi 60 detik
900/60 = 15 kali pembakaran.

Wow, 1 detik terjadi 15 kali pembakaran. Amazing lah... saya yakin mata kita tidak akan sanggup melihat fenomena ini...

Bersambung...
https://alatberat1985.blogspot.com/2015/04/engine-hd785-7-engine-pc2000-8_5.html

7 Komentar

  1. KTR 110L kalo huruf L maksudnya apa ya pak?

    BalasHapus
  2. Mantab pak dwi.. Sehat selalu pak biar bisa terus kasih ilmu yg bermanfaat

    BalasHapus
  3. Klo turbocharger sebelah kiri merah sedang sebelah kanan normal tu kira kira masalahnya dimana pak

    BalasHapus
  4. Balasan
    1. K: komatsu
      T. Turbocharge
      110. Diameter blower
      L/E. History pembuatan

      Hapus

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama