Resensi film Pay It Forward



When someone does you a big favor, don’t pay it back. Pay it forward!

Mengubah dunia tidak selalu harus dilakukan dengan cara-cara yang besar atau luar biasa. Hal-hal kecil dan sederhana pun dapat membuat dunia berubah menjadi lebih baik. Seperti yang dilakukan oleh anak berusia 11 tahun bernama Trevor McKinney (Haley Joel Osment). Berbekal tugas dari gurunya yang berbunyi “Think of an idea to change our world – and put it into action”, ia membuat sebuah program bernama “Pay It Forward”, di mana tata cara program tersebut sangatlah sederhana: kita harus melakukan kebaikan kepada tiga orang (di mana kebaikan tersebut adalah kebaikan besar atau yang memang tidak bisa dilakukan oleh orang yang ditolong), dan tiga orang tersebut harus meneruskan kebaikannya kepada tiga orang lainnya, begitulah seterusnya, sehingga jumlah kebaikan tersebut bertambah berkali-kali lipat. Kebaikan pertama yang dilakukannya adalah kepada seorang pria tunawisma yang dilihatnya dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Trevor memberikan pria tersebut uang tabungannya dan juga mengizinkannya menginap di rumahnya selama satu malam. Kebaikan kedua, Trevor mencoba menjodohkan ibunya dengan Mr. Simonet (Kevin Spacey), gurunya (yang memberikan tugas di atas). Diceritakan bahwa Trevor tinggal berdua saja dengan ibunya yang pemabuk. Ayahnya meninggalkan mereka dan tidak diketahui ada di mana. Karena itulah Trevor ingin menolong ibunya yang terlihat kesepian dengan cara menjodohkannya dengan Mr. Simonet. Berkat Trevor, kedua orang ini jadi dekat dan Trevor pun turut bahagia karena ia menyukai Mr. Simonet. Namun, meskipun sederhana, berbuat baik itu bukanlah hal yang mudah. Hubungan Arlene (ibunya Trevor, diperankan oleh Helen Hunt) dan Mr. Simonet tidak bisa dibilang lancar, apalagi suatu hari ayah kandung Trevor kembali ke rumah mereka. Selain itu, Trevor yang berniat untuk menolong teman sekolahnya yang suka diganggu oleh anak-anak nakal nyatanya tidak melakukan apa-apa ketika melihat temannya itu diganggu. Ia pun merasa program yang dibuatnya tersebut gagal. Padahal, tanpa sepengetahuan Trevor, program tersebut sebenarnya menyebar ke banyak orang (bahkan orang-orang yang tidak dikenalnya), dan sampai ke seorang wartawan yang kemudian menyelidiki dan menelusuri jejak orang yang pertama membuat program tersebut untuk dijadikan bahan berita, yang tidak lain adalah Trevor.
Film yang bagus dan sangat menginspirasi. Saya suka banget sama pesan yang disampaikan oleh film ini, bahwa mengubah dunia bisa dilakukan dengan cara sederhana. Dan saya pun suka banget sama program yang dibuat Trevor. Biasanya kan, jika ada orang yang berbuat baik kepada seseorang, orang tersebut kemudian membalas kebaikannya dengan berbuat baik kepada orang yang menolongnya tersebut, dan hal ini membuat lingkaran kebaikan itu menjadi sempit dan berada di situ-situ saja (tapi ini bukan sesuatu yang salah kok :) ). Sedangkan program Pay It Forward itu membuat lingkaran kebaikan tersebut menjadi luas dan menyebar kemana-mana, sehingga bukan tidak mungkin dunia berubah menjadi lebih baik karena hal tersebut :)
Ketiga aktor utama film ini bermain dengan baik. Haley Joel Osment, mantan aktor cilik (yang di sini juga masih cilik) yang terkenal lewat perannya di The Sixth Sense menampilkan akting yang lumayan. Begitu juga dengan Kevin Spacey dan Helen Hunt. Semuanya memerankan perannya dengan baik. Kevin Spacey berhasil memerankan Mr. Simonet, guru ilmu sosial yang super serius dan memiliki hidup yang super teratur. Awalnya saya gak suka karakter ini, abisnya meskipun dia menyuruh murid-muridnya untuk mengubah dunia, dia sendiri keliatan gak sungguh-sungguh dalam hal itu dan melakukan itu hanya karena supaya dianggap sebagai guru yang baik. Tapi seiring berjalannya waktu, berkat kedekatannya dengan Trevor dan ibunya, karakter ini mulai mengalami perkembangan ke arah yang lebih baik. Begitu juga dengan Arlene, ibu dari Trevor yang awalnya merupakan seorang pemabuk, tapi berkat Trevor dia berhasil menghilangkan kebiasaannya tersebut. Well intinya, semua karakter di film ini (termasuk Trevor) hampir semuanya berkembang menjadi lebih baik berkat program Pay It Forward tersebut.
Satu-satunya hal yang tidak saya suka dari film ini adalah endingnya. Kok endingnya gitu siiiih? Terus terang endingnya merusak mood yang terbangun sepanjang menonton film ini. Well, tapi ini mungkin pendapat saya aja, mungkin orang lain akan berbeda pendapat mengenai endingnya. Di luar hal tersebut, film ini sangat saya rekomendasikan untuk ditonton karena memiliki pesan yang sangat bagus.

Trivia: Penyanyi gaek Jon Bon Jovi turut bermain dalam film ini sebagai ayah kandung Trevor.


Post a Comment

أحدث أقدم